Mari berlomba-lomba!! Meraih keberkahan waktu kita…

‘Waktu setempat di kota BANDUNG’

Comments (2) »

Mengenal CRIEPI

Di BATAN Serpong sy sempat menghadiri workshop yang diberikan oleh salah seorang peneliti CRIEPI. Dalam usahanya memperkenalkan lembaga penelitiannya, dengan harapan mempermudah, dia bilang ‘ well it just like EPRI in US’..(Electric Power Research Institute) ungkapannya sederhana tp ada pelajaran bahwa mereka ‘belajar’ kepada organisasi lain atau lebih tepatnya mereka mempelajari organisasi lain. Aktivitas ‘belajar’ atau ‘mempelajari’ ini mungkin menjadi salah satu kunci perkembangan lembaga ini hingga sekarang.

Nah..hari rabu lalu, sebagai kuliah perdana dari Sustainable Engineering Technology diundang salah satu peneliti CRIEPI ke kelas untuk bicara masalah Kebijakan Energi di Jepang. Sekedar perkenalan awal dengan lembaga ini mari kita kenal founder nya serta filosofi yang menggerakkan dia..plus sedikit visi yang diungkapkan oleh President nya sekarang…diambil dari booklet yang dibagi di kelas…karena sebagai lembaga dan pribadi kita/saya harus banyak belajar pada lembaga seperti CRIEPI ini.

Aiming to be a one-of-a-kind research institute for decades to come (Masahiro Kakumu, President CRIEPI)

The Central Research Institute of Electric Power Industry (CRIEPI) started its hystory in 1951 at the initiative of  Yasuzaemon matsunaga, who founded it to realize his supreme idealas of pursuing truth usng scientific methods and creating technologies that could contribute to society. Since then, CRIEPI has continued to provide technological assictance to the electric power industry as it supports the development and comfort to society.

One of the most serious problems the world faces today is climate change. To overcome this, we have to build a low carbon sciety and create new key technologies. CRIEPI is pursuing development of groundbreaking technoloies based on collaboration among researchers in a range of specialist fields. The three main areas of our research concern ” the promotion of electrification “, “energy conservation”, and “the use of low carbon power sources”.

CRIEPI’s apporoach will be to intensify our research in each area and establish networks of knowledge that combine the various technologies in composite forms. In this way, we intend to meet the needs of society.

CRIEPI seeks to be a unique, irreplaceable research institution.

Perkenalan lebih lanjut bisa dilakukan dengan mengakses Website CRIEPI.

Leave a comment »

…apapun itu, Kita akan melihatnya

Berikut lanjutan Serial Tafsir Ringkas dari MIDORI-ISC Tokodai, dimana kali ini membahas surat Al Zalzalah.

versi .pdf –> Serial-tafsir-Ringkas-Al-Zalzalah

Materi ini juga ditampilkan pada website MIDORI-ISC.

Leave a comment »

Dampak teknologi inovatif ??

Karena ketertarikan saya pada tema – tema terkait dengan dampak teknologi dan khususnya pada negara berkembang akhirnya saya ketemu dengan tulisan berikut Reflections on My Visit to the Department of International Development Engineering (IDE) at the Tokyo Institute of Technology, 2008′ yang ditulis oleh Prof.Murray Metcalfe.

Hmm..di tulisan tersebut disebutkan bahwa beliau sempat memberi kuliah umum di Tokodai dengan judul berikut “How Innovative Technologies and Entrepreneurial Organizations Can Generate Change in Developing Countries: Case Studies in Energy and Related Segments”.

Setelah cari-cari dokumen tersebut di dunia maya dan tidak berhasil, akhirnya sy kontak langsung beliau via email dan meminta materi tersebut…hmm..setelah 13 hari email itu dikirm akhirnya beliau membalas dan memberikan materinya plus tambahan makalah ceramah lain beliau plus link ke video ceramah tersebut.

Ok..ini makalah yang judul nya sangat menarik..gimana isinya let’s see..

versi .pdf —>  How Innovative Technologies and Entrepreneurial Organizations Can Generate Change in Developing Countries: Case Studies in Energy and Related Segments

Sedangkan makalah tambahan yang beliau berikan dapat diakses disini..Metcalfe – Munk Panel Remarks – as delivered – 10-27-09

dan video nya dapat disimak disini Video-Munk-Panel

Semoga bermanfaat !!!

Leave a comment »

Luka bentur di kaleng coklat…

Biasanya untuk menghangatkan badan dan memberi sedikit ganjelan pengganti sarapan saya konsumsi coklat panas yang dibeli dari vending machine dekat gedung lab. Dengan memasukkan koin 100yen maka terjatuhlah kaleng kemasan coklat panas produksi Suntory dengan berat netto 100g. Sambil berjalan ke lab. yang berada ditingkat dua biasanya saya memanfaatkan panasnya kaleng tersebut untuk menghangatkan tangan..hmm.. disinilah kadang terasa bahwa kaleng tersebut mengalami ‘luka’ akibat proses jatuhnya dia di vending machine, meski di lain waktu  tak ada perubahan bentuk sama sekali pada kaleng tersebut (hmm..setidaknya pada level keakuratan sensor tangan dan mata telanjang saya).

vending machine near N-1Menarik !!! karena toh semuanya jatuh dari posisi yang sama..meski posisi akhir setelah jatuhnya kadang beda-beda..tp sy asumsikan semua kaleng mendapat perlakuan luar yang sama ketika jatuh (kerasnya saya memijit tombol didepan kaleng pada vending machine tersebut betul2 tidak berpengaruh pada ‘proses jatuhnya kaleng’).

Apa kaleng yang tidak mengalami perubahan bentuk berarti tidak mengalami ‘derita oleh benturan’ ketika jatuh ??

Lebih detail, kita ketahui bahwa semua kaleng mengalami benturan ketika ia terjatuh (jelas – jelas terdengar dari suaranya…meski sayup-sayup kalau pas dengerin murattal via hp). Penjelasan sederhananya mungkin bisa digambarkan dengan diagram berikut

elastik-graphAda batas dimana besarnya tekanan (stress) dan regangan (strain) yang dialami oleh material (dalam kasus kita bahan kaleng coklat panas) masih berada pada daerah elastik. Artinya kaleng tersebut mengalami tekanan dan juga regangan tapi ‘gaya internal’ dari kaleng tersebut mampu mengatasinya dan mengembalikan kaleng ke bentuk semula. Gaya internal ini tentunya bukan hal-hal ‘magis’ namun ia, dalam kasus kaleng, adalah hal permasalahan fisika yang sangat menarik dan secara mendalam dipelajari oleh rekan2 yang bergelut di bidang material.

Setelah lewat batas itu mulailah masuk ke daerah plastik dimana tekanan dan regangan akan membuat perubahan yang permanen..(istilah lainnya non-reversible). Pada daerah ini gangguan luar tadi tidak dapat diatasi dengan baik oleh ‘gaya internal’ material..NAMUN meskipun berubah bentuk pada daerah ini bahan belum mengalami fracture (patahan/terputus..dalam kasus kita misalnya kaleng tersobek hingga bocor).

Pada manusia, ‘gaya internal’ untuk melakukan self-healing tentu juga kompleks dan melibatkan banyak parameter yang agak susah dimodelkan. Namun setidaknya, saya jadi ingat bagian dari ayat ke 104 di surat Ali Imran yang terjemahnya seperti berikut

“Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan [pula], sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. “

Ayat ini bercerita bagaiman seorang muslim harusnya ‘berbeda’ dalam menghadapi luka, bencana yang secara khusus dalam ayat ini yang dimaksud adalah korban-korban akibat perang baik kehilangan harta, luka, bahkan hingga meninggal…namun pelajaran ini juga berlaku bagi sebab lain selain perang.

Lebih jauh ayat diatas mengajarkan… ‘apa yang membuat beda’…yaitu seorang muslim tetap memiliki harapan besar kepada Allah ta’ala, harapan agar apapun yang telah ia lakukan sehingga memperoleh musibah tersebut diampuni dan diterima oleh Allah ta’ala sebagai bentuk ibadah, juga harapan bahwa Allah akan mengeluarkannya dari masa-masa sulit tersebut. Harapan inilah yang membuatnya ’sukses’ menghadapi saat-saat kritis tersebut mencegah terjadinya kerusakan permanen apalagi pada keadaan ‘fracture’ hingga ia putus asa. Harapan inilah yang menjadi sumber ‘gaya internal’ nya untuk menghadapi gaya luar apapun…harapan yang berdasar pada keyakinan dan penghambaan pada Allah ta’ala rabb semesta alam ini.


Comments (7) »

please use your brain in the classroom

hmm..menarik memang keterangan yang diberikan oleh Prof. Kumiko Yokoi mengenai kuliahnya semester ini. Sebagai orang yang hendak belajar teknologi..beliau dan tentu juga koleganya merasa perlu membekali kita dengan pengetahuan mengenai ilmu finansial dan manajemen. Sip..tidak ada masalah dan saya sangat setuju plus bersyukur mendapat perlakukan seperti itu. Nah..kuliah yang beliau berikan dinamakan ‘Managerial Perspective for Sustainable Engineering’..kuliahnya 2 sks tiap hari jum’at 13.20 – 14.50. Ada beberapa dosen tamu yang akan beliau hadirkan ke kelas, pekan lalu ada Prof. Kagami dari Todai memberikan kuliah mengenai proses bagaimana hasil sebuah riset bisa dibawa ke ranah industri/komersial.

Dalam lembaran yang menerangkan rencana studi untuk satu semester ini (jadwal dan tema tiap pertemuan)..beliau menambahkan keterangan berikut   :

No exam

If you come late to the classroom often, your grade may be affected negatively

Please let me know when you cannot attend.

No textbook. Please use your brain in the classroom.

Beberapa komentar tambahan mungkin bisa dibilang biasa dalam kuliah yang sempat atau sedang sy ambil..tp komentar terakhir yang juga sebenernya secara implisit difahami.. ya kalau ikut kuliah harus ‘pake otak lah’ hanya ketika hal ini disampaikan secara eksplisit jadi tampak ‘tidak biasa’.

Ok..Yokoi Sensei..i’ll use mine.

Leave a comment »

Berbekal Al Fatihah

As-Sa'di_sampulBerikut Serial Tafsir Ringkas #2 yang dikeluarkan oleh MIDORI Islamic Study Circle Tokodai.

Rujukan utama dari tulisan ini adalah Tafsir Ibnu Katsir yang dapat diakses online disini. Juga Tafsir As Sa’di [Taisiiril Kariimir Rahman fii Tafsiir Kalaamil Mannaan] yang dapat diakses online disini. Serial ini sempat disampaikan dalam Ta’lim Pekanan Midori ISC Tokodai, jum’at 30 Oktober 2009. Versi online lainnya dapat pula disimak di Website Midori ISC .

Versi .pdf –> ‘Berbekal Al Fatihah

Leave a comment »

Could you play that role ??

Jum’at 30 Oktober 2009,

Hari ini jadwal cukup padat…meskipun dari sisi riset malah agak longgar karena senin nanti yang biasanya harus report perkembangan riset ditiadakan karena sensei pergi seminar ke indonesia, plus selasanya hari libur nasional jepang. Mulai pagi hingga jam 16.30 ada tiga kuliah yang diselang oleh sholat jum’at…yang sedikit membuat gak tenang adalah rencana pertemuan kumpul-kumpul rekan indonesia sore ini dengan Dr. Liem Peng Hong senior yang 22 thn lalu studi di teknik nuklir tokodai juga…pertemuan inisiasi (kembali) ini diharapkan dapat membangun komunikasi profesional antar kita.

Mulai jam 9.45 ada kuliah ‘presentation skiil’…sy baru ikut kuliah ini mulai pertemuan sebelumnya (dua pekan lalu karena pekan sebelumnya libut)..itu atas permintaan mendadak Obara sensei yang akhirnya membuat total sks yang saya ambil semester ini jadi 17 SKS…hmm…yang menurut sy sendiri kebanyakan, apalagi 1 sks bernama Seminar in Nuclear Engineering ternyata menghabiskan banyak konsentrasi dan waktu saya..meski alhamdulillah sampai saat ini sy sangat menikmati hal itu.

Pada pertemuan pertama lalu sy dites untuk ‘placement test’ karena ada dua kelas ‘presentation skiil’, kelas pertama untuk non-jepang, sedangkan kelas kedua mayoritas orang jepang…di kelas kedua inilah sy ikut belajar sebelum placement test. Setelah placement test ..tentu sy tunggu kabar dari sensei penanggung jawab kuliah..apa saya masuk kelas japananese atau non-japanese.

Akhirnya pekan ini sy ikut masuk ke kelas siswa japanese yang sy ikuti sebelumnya..di tengah kuliah ada break 5 menit..maka dalam perjalanan ke lantai bawah sy berpapasan dengan sensei yang bertanggung jawab akan kuliah ini dan menanyakan..’Am i in the right class ?” maksudnya sy bertanya apa memang hasil placement test sy masuk di kelas ini…mk sedikit agak bingung sensei ini menjawab..’hmm…yes’, ok..not a problem..terus terang saat ngobrol ini sy belum terlalu tahu bahwa kelas ini  level b.inggrisnya memang lebih rendah dari kelas yang satunya.

Jam tujuh tadi malam ternyata sensei ini mencari saya di lab., lalu mengajak jalan ke ujung lorong..terkesan ingin menyampaikan sesuatu yang rahasia. Lalu ia bilang..’hmm..i was thinking about your class, is it allright ? ‘ ya sy jawab ‘oh yes ok’. lalu beliau bilang… ‘actually the lecturer said that your english is good and you could join the other class..but he think you could lead the japanese student to learn english in that class… so are you ok with that? could you play that role ?’

hmm…sy agak kaget dengan pembicaraan itu dan tidak menduga pengajar yang ngetes sy mengharapkan peran itu pada saya di kelas. Secara reflek..sy bilang ‘oh no no problem…in fact i took a lot of lessons from the class’…mendengar itu sambil mengelus dadanya si sensei bilang ‘woow its  so relief me’.

haha..ternyata pertanyaan sy pagi tadi menjadi fikiran sensei ini. Sy yang tadi pagi sekedar bertanya apa benar ini kelas yang harus sy ikuti? pertanyaan ini tidak lahir karena sy merasa bosan dengan kelas dimana para orang jepang begitu kesulitan berbicara inggris, pertanyaan itu muncul hanya karena biasanya setelah placement test selalu ada pengumuman sy diterima di kelas mana..nah karena gak ada pengumuman maka sy tanya langsung ke sensei tadi.

wah macem2 juga yang sy rasakan setelah obrolan itu, ternyata bisa-bisanya ada orang yang berharap kepada peran kita meski baru ketemu sekali…beruntung kali ini dengan caranya tersendiri harapan terhadap peran itu bisa tersampaikan, yang akan banyak membantu sy untuk bisa memainkan peran itu semampunya.

hmm..jangan-jangan banyak peran yang sebenarnya diharapkan dari kita tapi kita tak menyadarinya ?? banyak hal yang bisa kita berikan kepada orang lain tetapi kita sibuk meminta/mencari ?? mungkin kita terlalu egois melihat harapan kita padahal orang di dekat kita menanti peran kita bagi mereka ??

Belum lama ini…Ahmad mulai ikut sekolah Qur’an di makassar sana…hmm..mungkin ia mengharap diantar abinya sekolah..berharap abinya ada untuk ngajar iqra..mencontohkah hafalan..menemani bermain bersama Umar adiknya..keduanyapun mulai begitu  lincah dan cukup merepotkan uminya yang harus tangani mereka sendirian.

Begitu pula orang tua yang mulai jauh dari anak-anaknya karena satu per satu menikah dan membangun keluarga baru…tentunya besar harapan mereka..terutama kepada sy putra satu-satunya..

Ya Allah maafkanlah kelalaian hamba Mu ini, berikanlah kekuatan untuk dapat memenuhi hak orang lain yang ada pada diri yang lemah ini…

Comments (2) »

Chemistry Tadabbur Al Qur’an

mafaatih_coveBerikut Serial Tadabbur Al Qur’an #2 dengan judul Chemistry Tadabbur al qur’an yang dikeluarkan oleh MIDORI-ISC Tokodai. Referensi utama tulisan ini adalah buku ‘Mafaatih Tadabburil Qur’an wan Najaah fiil Hayaah’ karya Dr. Khalid Abdul Karim Al Laahiim.

Versi online lain dari tulisan ini dapat pula dilihat di Website Midori ISC.

Versi .pdf –> Chemistry Tadabbur Al-Qur’an

Leave a comment »

Urgensi Tadabbur Al Qur’an

Leave a comment »

reaktor nuklir –> a leading nations ?

Sedikit agak mengejutkan memang bahwa diantara negara yang begitu dekat dengan proyek pengembangan teknologi nuklir terbaru (yang diistilahkan Generasi ke-4), adalah dua negara yang boleh dibilang pemain baru dibandingkan negara-negara maju lain.  Dua negara tersebut adalah Afrika Selatan dan China. Kalau dilihat lebih detail, memang kedekatan mereka dengan litbang dan aplikasi teknologi ini tidak lepas dari sokongan teknologi dari negara yang super dari sisi teknologi yaitu Jerman. Para insinyur alumni Jerman yang berada di kedua negara itu berhasil menciptakan suatu transfer teknologi yang cantik sehingga mereka layak untuk bermimpi menjadi ‘a leading nations’.

Teknologi yang kita bicarakan adalah teknologi untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik, suatu hal yang cukup mendasar bagi peradaban manusia terlebih negeri yang dihuni oleh populasi yang sangat massive seperti China. Afsel dan China, sama-sama sedang mengembangkan reaktor bertemperatur tinggi tipe pebble-bed.

Secara sederhana reaktor ini merupakan bak silinder berisi bahan bakar nuklir berbentuk bola-bola sebesar bola biliard, dimana setiap bola dibangun oleh begitu banyak bola kecil (radius orde milimeter) yang tersebar acak. bola dalam bak silinder tadi dibiarkan mengalami reaksi fisi berantai yang terkontrol sehingga menghasilkan panas yang cukup tinggi dalam bak, panas tersebut kemudian diambil dengan mengalirkan gas helium melalui bak tersebut. Helium panas yang keluar dari bak tersebutlah yang kemudian pada akhirnya digunakan untuk memutar turbin, generator dan menghasilkan listrik.

Sistem reaktor dengan desain ini, meski hanya dibahas sekilas, menghasilkan sistem yang sangat aman. Bahkan proses perlindungan terhadap kecelakaan didesain untuk berjalan secara alami dengan memanfaatkan sifat – sifat dari bahan, misalnya dengan bertambahnya temperatur maka bahan tersebut akan semakin sulit untuk berinteraksi dengan neutron sehingga populasi neutron juga reaksi fisi dalam bak berkurang dan pada akhirnya menurunkan temperatur pada bak reaktor. Dengan reaktor riset HTR-10 di China, mekanisme ini telah dibuktikan berjalan dengan baik. Ketika skenario kecelakaan di inisiasi maka sistem reaktor mampu mengatasi dan kembali ke keadaan normal secara alami tanpa campur tangan operator, tentu hal ini sangat berbeda dengan tipe reaktor yang mengalami kecelakaan di Chernobyl yang alih-alih meredam inisiasi kecelakaan sistem reaktor itu malah memperkuat/mempercepat kenaikan temperatur, dan sangat bergantung kepada operator yang dalam keadaan kalut melakukan tindakan yang juga tidak bermanfaat. Maka desain reaktor ini menjawab keinginan pembangkit listrik dengan daya besar dengan tingkat keselamatan dan keamanan tinggi.

Disamping itu, panas yang begitu tinggi yang dihasilkan oleh reaktor ini membuka peluang untuk aplikasi lainnya. Misalnya untuk suplai panas dalam proses produksi hidrogen yang merupakan sumber energi masa depan khususnya bahan bakar transportasi. Aplikasi panas lainnya adalah untuk merubah batubara ke dalam bentuk lain sehingga lebih ramah lingkungan ketika di proses untuk memperoleh energi. Kedua contoh aplikasi lain ini saja sudah cukup menjadi alasan begitu pentingnya desain reaktor ini, sehingga wajar Afsel dan China berpaling untuk membangun dan pada akhirnya menjual reaktor tipe ini.

Berikut cuplikan – cuplikan video mengenai semangat dari Afsel untuk membangun reaktor ini dengan tujuan utama mengamankan suplai listrik negerinya, dan juga dengan itu mereka menjadi layak mengatakan bahwa mereka  ‘one o f the leading nation’, video-video ini pun lebih menari karena tidak disampaikan oleh pemerintah namun semangat ini  dikemukakan oleh pihak swasta dan juga media.

“You will politically be a very strong world wide because  you’re self sufficient from nuclear energy point of view…you really have security of energy supply.”…Jaco Criek, CEO PBMR. (23 Maret 2009)

Wawancara Keith Campbell mengenai pengembangan Pebble Bed Modular Reactor, penjelasan sederhana mengenai PBMR juga semangat dibalik pengembangan tersebut.

Moneyweb’s Alec Hogg chats to Dan Lipman of Westinghouse and Brian Bruce of Murray & Roberts about the Pebble Bed Nuclear reactor (4 september 2008) :

Leave a comment »